Pengacara yang banyak menangani persoalan HAM di Papua, Veronica Koman, mendapat penghargaan dari The Australian Council for International Development (ACFID) saat dirinya masih berstatus tersangka—predikat yang disematkan Kepolisian Republik Indonesia kepadanya.
CEO ACFID, Marc Purcell, mengatakan penghargaan yang diberikan kepada Veronica mewakili apa yang disebutnya sebagai kekuatan dan keberanian orang-orang yang membela HAM orang Papua Barat.
Kehidupan title=Penghargaan Terbaik Pertama Inovator Dalam Ajang Penganugerahan Inovator Prov Sumsel Di Raih Oleh Bupati Lahat style=width:100%;text-align:center; onerror=this.onerror=null;this.src='https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQxXjTZ2EI-OzxagZ6doOGqnEtKY1SB1TwEBPWSy0jH7ZCjujdqHsa4tidMkR0vzqrg_EM&usqp=CAU'; />
Yang tidak akan diam dan terus bekerja sampai dunia menjadi tempat di mana HAM dilindungi dan dijunjung tinggi, ujar Purcell sebagaimana dilansir dari laman website resmi ACFID.
Presiden Soekarno Berikan Penghargaan, Aluh Idut Pernah Diusulkan Sebagai Pahlawan Nasional
Sementara, Direktur Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI, Achsanul Habib, mengatakan penghargaan itu tidak merefleksikan sikap resmi Australia kepada Indonesia karena penghargaan itu tidak diberikan pemerintah Australia.
Kalau ada masyarakat sipil, organisasi (yang memberi penghargaan) silakan saja. Australia kan negara demokrasi dan Indonesia juga cukup matang kok untuk menyikapi sikap-sikap seperti itu, nggak ada masalah, ujar Achsanul.
Keterangan gambar, Veronica mengatakan ia berharap penghargaan itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Australia tentang apa yang disebutnya sebagai pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.
Ipda Lusiana, Polwan Polda Babel Kembali Torehkan Prestasi Dan Terima Penghargaan Kapolri
Toh negara kita adalah negara yang terbuka, yang bersangkutan bisa bawa lawyer. Kalau ada perlakuan yang tidak objektif, yang bersangkutan bisa adukan ke Ombudsman, Komnas HAM, silakan saja terbuka, ujar Achsanul.
Pada September lalu, Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka dugaan provokasi dalam peristiwa di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, 17 Agustus lalu.
Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan, mengatakan penetapan itu diputuskan setelah mendapati dugaan provokasi yang mengarah ke hoaks dalam unggahan Veronica di Twitter.
Liliyana Natsir Nyaris Tolak Penghargaan Bwf Hall Of Fame
Merasa kaget, merasa honored, terhormat untuk menerima itu. Tapi pada saat yang sama juga saya merasa survivor's guilt. Kayak, terjemahan literalnya, merasa bersalah sebagai penyintas karena sebenarnya kasus aku itu satu dari begitu banyak.
Cuma yang paling dapat spotlight aku, makanya dari awal saya tidak menanggapi kasus saya. Meskipun tiap hari, sampai dua minggu lamanya lebih, Polda Jatim konpers segala macam. Karena saya tahu persis, kasus saya cuma satu dari segitu banyak.
Tapi, ya sudah, saya anggap ini kesempatan untuk raising awareness terutama di Australia soal pelanggaran HAM yang terjadi di Papua juga penyangkalan hak fundamental orang Papua terhadap penentuan nasib sendiri yang sudah sekian lama.
Penghargaan Foto Komedi Satwa Liar: Dari Monyet 'berpura Pura Bodoh', Kura Kura 'tersenyum', Hingga Kanguru 'bermain Gitar'
New York Agreement yang pernah dilaksanakan di tahun '60-an itu sudah mengisyaratkan bahwa Irian Barat waktu itu, sekarang Papua dan Papua Barat, sudah sah menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga NKRI sudah final, NKRI harga mati, termasuk Papua dan Papua Barat.)
Saya pikir ini jadi kesempatan, terutama di Australia. Jadi orang-orang yang tadinya tidak tahu apa yang terjadi di Papua, mungkin jadi mendengar 'loh kenapa bisa ada orang Indonesia dapat penghargaan karena kerjanya tentang Papua?'
Memang ada apa di Papua? Dari situ pasti banyak yang kemudian menggali. Saya kira ini adalah kesempatan yang bagus untuk meningkatkan kesadaran publik di Australia tentang apa yang terjadi di Papua.
Launching Majalah Digital 'gema 56'
Penghargaan ini diberikan oleh pemerintah Australia di tengah kecaman pemerintah Indonesia terhadap Anda. Pemerintah bahkan mengklaim interpol sudah mencari Anda. Bagaimana Anda menanggapinya?
Sebenarnya saya tidak kembali ke Indonesia karena saya akan lebih berguna bagi orang Papua kalau saya bisa tetap melaporkan apa yang terjadi di Papua.
Tapi kan, ini Komnas HAM juga bilang ini kriminalisasi. Bukan hanya saya menganggap itu kriminalisasi. Bahkan PBB secara implisit menyatakan seperti itu. Untuk apa saya tunduk pada upaya kriminalisasi?
Karanganyar Dinobatkan Sebagai Kabupaten Informatif
Sedangkan saya akan lebih berguna bagi orang Papua kalau saya bisa melaporkan apa yang terjadi di Papua ke luar, dalam arti Indonesia dan di luar Papua. Itu menurut saya akan lebih berguna bagi orang Papua.
Menurut saya, yang pasti saya sama sekali tidak dendam, bahkan tidak marah kepada mereka, sama sekali tidak. Karena dulu saya pernah jadi seperti mereka. Dulu saya tidak tahu apa yang terjadi di Papua.

Justru, menurut saya, dengan munculnya debat tentang Papua itu bagus. Selama ini kan informasi tentang Papua difeeding-nya satu arah saja dari pemerintah, tidak ada informasi alternatif.
Ceo Bandung Premier League Ramaikan Bursa Pencalonan Pssi
Itu menurut saya adalah orang-orang yang, pertama, memang tidak paham sejarah Papua bahwa perlawanan orang Papua sudah ada dari tahun 60'an bahkan sebelum itu.
Kedua, orang-orang itu berwatak kolonial karena ibaratnya ini, 'Oh ini orang Papua, apakah mereka kelompok orang yang lebih bodoh kah atau apa? Tidak bisa berpikir sendirikah tentang sejarah mereka dan apa yang mereka mau untuk masa depan mereka? Penentuan nasib sendiri.' Itu kan berarti menganggap remeh.
Tapi saya pikir negara demokrasi, masa semua yang terima beasiswa dari pemerintah itu harus nurut ketika terjadi pelanggaran HAM? Kan itu namanya... Maksudnya, masa negara mau mencetak domba-domba?
Ed Sheeran: Acara Penghargaan Musik Di As Hawanya Toksik
Takut pasti ada. Tapi kalau bergaul dengan orang Papua, itu ketakutan itu hilang. Benar. Itu menular makanya kan kayak yang ada di acceptance speech saya, pas saya terima award, saya bilang orang Papua itu yang mengubah hidup saya.
Mereka orang paling berani yang pernah saya temui, orang paling tangguh, kemudian tetap, terus lanjut berjuang. Aura dan energi seperti itu menular.
Sebenernya bener-bener titik balik itu kejadian Paniai 2014, yang anak SMA ditembak mati, belasan orang terluka. Ditembak saja oleh aparat di lapangan.
Raih Penghargaan Di Asia Artist Award 2022, Lyodra Buat Netizen Korea Dan Jepang Terpana
Ini ada kejadian begini kok nggak ada yang marah ya? Saya mulai bertanya dan saya mencari tahu lebih banyak tentang Papua dan di situlah mulai jadi fokus soal Papua.
Kebetulan Paniai itu juga menjadi janji Jokowi di kampanye pilpres yang pertama. Sesudah dilantik dia beberapa kali kunjungan ke Papua, janji-janjinya juga menyelesaikan kasus di Paniai.

Kontras menyebut empat orang tewas di tempat, 13 orang terluka dilarikan ke rumah sakit, sementara satu orang meninggal dalam perawatan di rumah sakit Mahdi.)
Arief Muhammad Didapuk Jadi Duta Nasi Padang
Saya pikir harus ada upaya lebih dari pemerintah Australia untuk... intinya berbuat lebih, minimal, di mana sama sekali tidak ada hubungannya dengan kedaulatan pemerintah, yaitu buka akses bagi jurnalis dan penuhi janji sejak dua tahun lalu untuk membiarkan Dewan HAM PBB masuk kunjungi Papua.
Direktur Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI, Achsanul Habib mengatakan pemerintah dan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (KT HAM PBB) masih membahas waktu kunjungan yang tepat.
Awal tahun ini, Wakil juru bicara OHCHR, Ravina Shamdasani, dalam keterangan tertulis kepada News Indonesia mengatakan pada prinsipnya Indonesia telah setuju untuk memberikan akses ke Papua.)
Daftar Pemenang Ballon D'or Dari Masa Ke Masa: Dominasi Lionel Messi
Hak atas penentuan nasib sendiri itu adalah hak fundamental. Kalau di Hukum Internasional hierarkinya dia bernorma Jus Cogens, itu artinya super norma, norma yang tidak bisa ditawar-tawar, sejajar dengan hak tidak digenosida, bebas dari perbudakan.
Selain itu hak atas penentuan nasib sendiri juga punya norma namanya Erga Omnes, setiap negara, individu di dunia wajib mewujudkan hak tersebut. Itu adalah HAM. Jadi kenapa kita tabu membicarakan masalah itu?
(Sebelumnya, anggota tim Kajian Papua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Aisah Putri Budiatri, menilai yang harus dilakukan pemerintah adalah melakukan dialog dengan semua elemen di Papua untuk mencari solusi bersama atas masalah-masalah yang terjadi di Papua.
Penghargaan Terbaik Pertama Inovator Dalam Ajang Penganugerahan Inovator Prov Sumsel Di Raih Oleh Bupati Lahat
Saya nggak bicara referendum atau langkah-langkah lain. Dengan dialog itu, nanti ketahuan langkah apa yang bisa dilakukan. Karena kita kan nggak tau apa yang sebenarnya diingini oleh pemerintah pusat dan masyarakat papua.Jatim Newsroom - Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak memberikan penghargaan kepada atlet Shorinji Kempo Jatim, Marta Frily Adetya. Penghargaan tersebut diberikan kepada Marta Frily Adetya karena mampu menyumbangkan medali perak di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua.
Penghargaan tersebut diberikan Arumi saat menghadiri silaturrahmi dan tasyakuran Kontingen Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (PERKEMI) Pengurus Provinsi (Pengprov) Jatim di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (30/10/2021).

Sebagai Ibu Asuh Perkemi Jatim, Arumi menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kepada Marta Frily Adetya yang sudah ikut menyumbangkan medali bagi kontingen Jatim.
Luncurkan Buku Biografi, Erick Thohir: Berisi Fase Tersulit Hidup Yang Tak Banyak Orang Tahu
Saya tidak bisa berhenti berterima kasih kepada adikku sayang, Marta Frily. Tasyakuran dan penghargaan ini mungkin dianggap mewah bagi orang lain, tapi sebenarnya tidak. Karena sebelum mencapai hari ini, banyak pengorbanan, pelatihan, pengabdian waktu serta energi yang telah dilakukan, ujar Arumi.
Istri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak itu mengatakan, prestasi Marta merupakan sebuah kebanggaan untuk Jatim. Terutama mengingat perempuan kelahiran Malang, 5 Januari 1998 itu merupakan satu-satunya atlet di dalam tim yang berisi satu orang pelatih dan satu orang sparring partner.
Saya salut karena meskipun SDM kempo tidak sebanyak cabang olahraga lain, tim Jatim bisa membawa pulang satu medali perak. Ini tentunya adalah bentuk dedikasi dan pengabdian besar untuk Jawa Timur. Meskipun atletnya cuma satu, tapi tetap mampu meraih gelar juara, terangnya.
Everything Everywhere All At Once Dominasi Piala Oscar 2023: Michelle Yeoh Jadi Perempuan Asia Pertama Menang 'aktris Terbaik', Daftar Lengkap Pemenang
Lebih lanjut, Arumi mengakui bahwa kempo memang butuh lebih banyak fokus dan penjaringan SDM di masa depan. Sebab, cabor ini memiliki potensi besar seperti cabor lainnya.
Cabor ini masih sedikit dan sudah jadi PR kita bersama untuk membesarkan kempo di Jatim. Memang harus ada penjaringan SDM yang lebih masif karena anak-anak generasi muda di luar sana yang akan meneruskan para atlet kita, tuturnya.
Untuk itu, menurut Arumi, dibutuhkan rencana konkret dalam mewujudkan penjaringan tersebut yang melibatkan berbagai pihak. Langkah-langkah strategis harus segera dipersiapkan untuk pelaksanaan PON Aceh-Sumatera Utara pada 2024 mendatang.
Dayat Sebut Arun Pasangan Ganda Terbaiknya Selama Berkarir Di Biliar Kalsel
Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah membangun awareness masyarakat terhadap kempo agar mereka lebih tahu tentang cabor ini. Tujuannya untuk inklusivisme karena dalam membentuk bangsa berkualitas dibutuhkan kekuatan fisik, mentalitas dan sportivitas yang semuanya ada dalam olahraga, lanjut Arumi yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Prov. Jatim ini.
Selain itu, fasilitas dan koneksi atlet maupun calon atlet juga harus ditingkatkan. Di mana hal ini merupakan tanggungjawab semua pihak baik Pemerintah Provinsi Jatim, KONI, maupun Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Seperti yang kita tahu, persiapan atlet untuk kejuaraan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Pasti memakan waktu bertahun-tahun sebelumnya. Maka dari itu, saya meminta kerjasama semua pihak untuk memfasilitasi
Komentar