Tak Faham Aku 18 Puasa Pengalaman Sahur dan Puasa Remaja

Bulan suci ramadhan sering dijadikan sebagai ajang berkumpul kembali bersama teman maupun keluarga. Momen buka puasa bersama adalah saat paling ditunggu agar bisa bertemu dan berkumpul di suatu tempat. Terkadang rupanya aktivitas buka puasa bersama itu bisa menjadi hal yang tidak menyenangkan.

Menurutku buka puasa bersama itu tidak selalu menyenangkan saat ada perkataan-perkataan yang tidak seharusnya diucapkan atau tindakan yang tidak semestinya dilakukan. Setiap orang punya cara tersendiri dalam memaknai buka puasa bersama dan seharusnya saling menjaga agar momen kebersamaan menjadi indah. Aku punya pengalaman yang menjadikan momen buka bersama menjadi tidak selalu menyenangkan, selengkapnya baca terus sampai selesai yah.

-Faham Aku 18 Puasa Pengalaman Sahur Dan Puasa Remaja title= style=width:100%;text-align:center; onerror=this.onerror=null;this.src='https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSw6gu2ns0eXoLcDKOnZU3uRxuCsw9QZuVEkXr86HRRZEsJXFlVe27DmGCBKSCW5QcgTok&usqp=CAU'; />

Saat buka bersama mungkin tidak hanya dengan teman yang saat ini menjalani hari-hari bersama kita. Ada juga momen buka bersama dengan teman sekolah yang mungkin bertemu juga sesekali saja. Namun, ternyata perkataan dari teman yang susah dikontrol menimbulkan sakit hati atau kecewa yang merusak momen buka bersama. Hayo, kamu pasti tahu donk pertanyaan yang berlebihan dan menyakitkan itu seperti apa? Atau ada yang sudah pernaha merasakannya?

Bagaimana Pengalamanmu Waktu Pertama Kali Mengalami Puasa Saat Musim Panas Di Luar Negeri?

Well, menurutku pertanyaan seputar pernikahan, kehamilan, pekerjaan dan yang berbau urusan pribadi itu akan menjadi sesuatu yang berlebihan jika menanya tanpa ada kesudahan. Hmm, aku sering bertemu teman lama saat momen buka puasa bersama dan pertanyaan yang sering muncul kapan menikah. Menurutku saat pada poin pertanyaan pertama masih oke karena bisa saja itu bentuk basa basi memulai obrolan atau memang peduli dengan status kesendirian seseorang. Setelah kuperhatikan lebih lanjut ternyata buka hanya sekedar memberi pertanyaan saja tapi ujung-ujungnya menceramahi dan terlalu berlebihan untuk tahu segala urusan pribadi lebih dalam.

Saat pertanyaan yang berlebihan muncul begitu, aku mulai menarik diri dan mencari teman lainnya yang bisa diajak mengobrol lebih menyenangkan. Menurutku masih banyak topik umum yang bisa dibahas dan dijadikan bahan candaan daripada fokus pada titik yang berhubungan dengan urusan pribadi saja.

Saat buka puasa bersama biasanya ada koordinator yang sudah mengurus pengutipan biaya untuk makan bersama dan memesan tempat yang disepakati bersama-sama. Nah, ada momen saat tidak mau makan dengan menu yang sama sehingga lebih memilih nanti bayar di tempat saja sesuai selera. Well, saat sudah dewasa begini pun masih keluar tipe hitung-hitungan ala anak sekolahannya. Momen saat buka puasa bersama pun menjadi tidak menyenangkan hanya karena hitungan pajak makanan atau sisa recehan yang belum terbayarkan.

Buka Puasa Bersama (tidak) Selalu Menyenangkan

Aku menemukan seperti ini saat bersama teman lama, mungkin tidak semua orang mengalaminya tapi aku paham sekali momen ini bisa merusak keseruan dalam aktivitas buka bersama. That's why aku katakan bahwa buka puasa bersama itu tidak selalu menyenangkan lah akibat dari hitung-hitungan yang berlebihan ini.

Nah, aku pun menemukan momen yang tidak menyenangkan saat buka puasa bersama teman itu saat ada yang menunjukkan harta berlebihan. Yeah, aku mengatakannya pamer kekayaan sih karena bisa terlihat dari segala hal yang digunakan tampak untuk ditunjukkan kepada khalayak banyak. Hmm, sebenarnya ambil sisi positif saja sih, saat hanya sekedar menggunakan perhiasan atau apapun lainnya mungkin yah wajar saja.

Doa

Namun, saat sudah sibuk menceritakan tanah yang dimiliki atau mobil atau apalah harta benda lainnya tentu menjadi bosan untuk didengarkan dan momen buka puasa bersama tadi juga menjadi tidak menyenangkan donk. Ssssst, , bukan iri melihat pencapaian orang tapi kebanyakan bicara harta saat ramadhan juga bosan. Ini momen berbagi cerita yang sama-sama enak bukan untuk unjuk diri merasa paling hebat terutama dalam memiliki harta kekayaan.

Islam Reflektif Kajian Multiperspektif D

Segala pebisnis biasanya juga bermuncula saat momen buka puasa bersama ini, mulai dari yang menjajakan barang dagangan hingga yang mengajak menjadi anggota dengan sistem perekrutan. Awalnya mungkin masih menarik lah namanya usaha yah tapi jika sudah ada yang tidak nyaman karena adanya pemaksaan maka harusnya jangan berjualan saat momen buka puasa bersama.

Aku beberapa kali ditawarin gabung dalam bisnis teman padahal aku tahu sekali bahwa memang ia sukses dalam bisnisnya tapi kan belum tentu cocok sama yang lainnya. Nah, saat orang menolak untuk membeli atau berpartisipasi dalam bisnisnya harusnya bisa mengerti apalagi momen ini adalah untuk menjalin silaturhmi bukan jadi tidak menyenangkan karena ada paksaan dari yang jualan.

Buka

Well, hal-hal tersebut yang sering kualami sehingga menjadikan momen buka puasa bersama tidak selalu menyenangkan. Meskipun begitu, masih ada kok momen menyenangkan lainnya saat bisa berkumpul bersama teman-teman lama. Apakah kamu punya cerita menarik saat buka puasa bersama? Ayo, silahkan berbagi pada kolom komentar di bawah yah. Kutunggu obrolan kita selanjutnya.Alhamdulillah sudah memasuki hari ke 2 bulan Ramadhan. Aku bersyukur sekali masih diberi kesempatan oleh Allah bisa  melaksanakan puasa dengan keluarga Alhamdulillah. Pastinya dibulan Ramadhan ini suasana keluarga jadi terasa lebih hangat ya readers. Karena kita bisa  berkumpul bersama ketika sahur dan ketika berbuka puasa.

Ayu Dewi Jadikan Ramadhan Momen Family Time: Gak Ada Gadget Pas Sahur Dan Buka Puasa

Yang kaya begini-begini nih harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Yang dulunya jarang ngobrol sama orang tua yuk lebih intens lagi ngobrolnya ketika sahur. Terkadang ketika berbuka, teman-teman semua siapa tau punya jadwal sendiri kan? Atau Papah lembur bekerja. Tapi hanya ibu yang selalu stanby dirumah ya readers hehehehehehe. Jadi sahur adalah waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga.

Saat sahur terkadang juga menjadi ribut di pagi hari, loh kenapa ya readers? iya karena terkadang masalah kecil jadi ramai. Hanya karena papah ingin siaran TV  yang mengaji dan aku ingin siaran TV ceramah. Hmmm... dari pada ribut berkepanjangan jadi aku diam sajalah tidak banyak cakap.Kejadian lucu ini yang sealu teringat olehku readers heheheh. Setelah sahur kita bisa selangkah lebih dekat lagi bersama keluarga dengan shalat berjama'ah iya kan? Lalu setelah itu kita bisa tadarus bersama-sama. Ini pengalaman pribadiku sebagai mahasiswa dugdag (Pulang-pergi) kerumah.

Bagaimana

Tapi readers, lain ceritanya loh dengan teman-temanku yang sedang merantau. Temanku bercerita ketika sahur hingga takut kesiangan dia menginap bersama temannya dikostan. Bahkan temanku yang lain sahur 15 menit sebelum imsyak ini sih cowok. Kata temanku yang cowok ini salah temannya tidak membangukan dia, rasanya lucu sekali ya padahal mempunyai handphone masing-masing untuk alarm.

Kegiatan Bermanfaat Menjadi Langkah Baik Mengisi Hari Di Bulan Ramadan

Lain lagi dengan temanku yang tinggal 1 rumah dengan ibu kost, mereka enak banget sahurnya dimasakin oleh ibu kostnya. Ketika aku bertanya abang selama sebuan ramadhan dimasakin sama ibu kost abang?. Temanku yang biasa aku panggil abang menjawab Ya enggalah mungkin satu atau dua hari diberi makan oleh ibu kost selebihnya kita beli sendiri. Tapi bisa jugaloh pesen ke ibu kostnya dengan membayar Rp. 10.000, - .

Mendengarkan cerita sahur dari teman-temanku rasanya ada senangnya ada sedihnya. Sedihnya jauh dari keluarga dan makan seadanya. Senangnya itu belajar mandiri dengan keadaan seperti ini jauh dari orang tua melatih mental kita untuk lebih kuat dan melatih untuk mengatur keuangan kita.

-

Nah ini dia cerita pengalaman seru saat sahur dari aku dan juga teman-temanku readers semoga ada pelajaran yang dapat kita ambil ya.

Tips Mengajarkan Arti Puasa Ramadan Kepada Anak